Nasib DPC PKB Kota Surabaya Pasca Pemilu 2019

oleh -113 views

Surabaya, Andonesia.com- Partai Kebangkitan Bangsa Kota Surabaya pasca pemilihan umum 2019, menyisakan banyak polemik internal yang perlu dibenahi dan dievaluasi. Penghitungan suara hasil Pemilu Legislatif 2019 di Surabaya masih dalam tahap rekapitulasi tingkat KPU Kota, Selasa, 8/05/19.

Menurut Siti Ulyatunnisa Dewi Kurniati, Caleg DPRD Kota Surabaya dari PKB dapil 4, menjelaskan bahwa PDI-Perjuangan sudah mengamankan 15 kursi di DPRD Kota Surabaya. Adanya klaim PDI-Perjuangan tersebut mendapat kecaman dari Ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf yang diduga menggelembungkan suara di beberapa TPS, Sedangkan suara PKB sendiri menurut data DA1 masih dianggap lemah.

Menurut caleg perempuan yang biasa disapa Anis tersebut, hal itu disebabkan DPC PKB Kota surabaya meniadakan saksi di masing-masing TPS se-kota surabaya, sampai saat ini PKB Kota Surabaya diperkirakan hanya mendapatkan 5 kursi DPRD Kota Surabaya, sama seperti hasil Pemilu Legislatif 2014, akan tetapi saat ini suara PKB Surabaya diperkirakan mengalami penurunan. “Hal itu disebabkan adanya kesalahan strategi sekaligus tidak adanya sinkronisasi program untuk menyamakan visi dan misi dari Caleg DPR RI sampai tingkat daerah.” tambah caleg perempuan penyuka warna hitam ini.

“Kegagalan PKB Kota Surabaya pada Pemilu saat ini akibat ulah oknum yang ingin merusak PKB dari dalam, bahkan kami menyebutnya dengan istilah “Penumpang Gelap”.
Bagaimana tidak, wong Caleg PKB, kok malah Gembosi suara Caleg PKB lainnya.” tandas Anis.

Tampaknya pernyataan Anis tersebut sejalan dengan kenyataan yang ada didalam internal DPC PKB Kota Surabaya, Bergabungnya Fandi Utomo yang diharapkan bisa mengangkat suara PKB di Kota Surabaya justru berbalik, Banyak Caleg PKB yang telah dikecewakan oleh FU. “Dia orangnya mencla-mencle dan tidak bisa komitmen. Kami yakin FU tidak mungkin bisa lolos ke senayan sebagai anggota DPR RI” imbuhnya.

Hal ini merupakan persoalan yang serius yang harus segera ditanggapi oleh Pengurus Partai. Selain meleset jauh dari target kursi yang ingin dicapai oleh PKB, justru suara partai sekarang malah merosot. “Sebelum penetapan hasil Pemilu dari KPU harusnya kita sudah melakukan evaluasi terhadap kegagalan ini.” tutup Anis.(…)