Orang Yang Dapat Pahala Gratis

oleh -272 views

Biasanya kebaikan dan pahala itu didapat dengan aktif mengerjakan amal kebaikan.

Tetapi ternyata ada juga pahala itu didapat secara pasif alais gratis jika mampu menyikapi dengan benar… diantaranya:

✅ *Digunjing*

Digunjing (dirasani) itu sebenarnya tidak rugi…malah untung… sebab jika yang digunjing itu orang baik dengan dicari2 kejelekannya dimata Allah tetap baik. Dan dengan digunjing kebaikannya bertambah tanpa berbuat baik.

قِيلَ لِلحَسَن البَصرى: إنّ فُلاناً يَغتَابُكَ …فقال :

مَرحباً بحَسنةٍ لَم أَعمَلْها ولمْ أَتعَبْ فِيها ولمْ يَدخُلْ فِيها عُجُبٌ ولا رِيَاءٌ

_Diberitahukan kepada Hasan al-Bashri: “Seseorang telah menggunjingmu.”_

_Hasan berkata: “Selamat datang pahala kebaikan yang tak kulakukan… tak perlu bersusah payah… tanpa tergoda berbangga diri dan riya’ (pamer.”)_

✅ *Diperlukan buruk*

Diperlakukan buruk (dijahati) orang memang tidak enak, tetapi jika yang dijahati tidak membalas dengan kejelekan yang sama bahkan memaafkan serta membalas dengan perbuatan yang baik maka pahala berlipat jadi miliknya.

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

_Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang zhalim._
Asy-Syura, Ayat 40

✅ *Tertimpa Musibah*

Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda :

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

_“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya”_ (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573.

Balasan minimal bagi seorang Muslim yang tertimpa musibah, sekecil apapun musibah tersebut, maka Allah akan menghapuskan kesalahannya.

Namun, apabila ia mampu bersabar & mengharapkan pahala dari musibah tersebut, maka sesungguhnya ia akan mendapatkan tambahan kebaikan.

✅ *Memelihara Tanaman*

Islam mengkategorikan perbuatan menanam sebagai sedekah tanpa disadari serta sebagai perbuatan yang terpuji sehingga pelakunya diberi pahala serta ganjaran dari Allah. Ini bukti etapa luasnya kasih sayang Allah SWT,

عَنْ جَابر رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْساً إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لهُ صَدَقَةً، وَمَا سُرِقَ مِنْه لَهُ صَدَقَةً، وَلَا يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةً . رَوَاهُ مُسْلِمٌ .

_Dari Jabir ra., berkata: Rasulullah saw. bersabda:_

_Tiada seorang muslimpun yang menanam suatu tanaman, melainkan apa saja yang dapat dimakan dari hasil tanamannya itu, maka itu adalah sebagai sedekah baginya, dan apa saja yang tercuri daripadanya, itupun sebagai sedekah baginya. Dan tidak pula diambil oleh seseorang, melainkan itupun sebagai sedekah baginya._ (HR Muslim).

Semoga bermanfaat